PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiGangguan Komunikasi

Afasia Wernicke

Wernicke’s aphasia

Ringkasan Singkat

Gangguan bahasa yang ditandai dengan hilangnya kemampuan untuk memahami ucapan, di mana ucapan penderita tetap lancar namun tidak bermakna.

Afasia Wernicke adalah jenis gangguan bahasa yang diakibatkan oleh kerusakan pada lobus temporal posterior lateral kiri otak. Penderita kondisi ini kehilangan kemampuan untuk memahami bahasa lisan atau tulisan, serta kesulitan dalam menamai benda. Meskipun kemampuan bicara mereka tetap lancar secara artikulasi (fluent aphasia), kalimat yang dihasilkan sering kali tidak masuk akal, penuh dengan kata-kata yang salah, atau 'gado-gado kata' (word salad).

Kondisi ini sering kali disertai dengan gangguan komunikasi lain seperti aleksia (ketidakmampuan membaca), akalkulia (gangguan berhitung), atau agrafia (gangguan menulis). Karl Wernicke adalah orang pertama yang mengidentifikasi hubungan antara kerusakan pada area otak ini dengan hilangnya pemahaman bahasa pada tahun 1874.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • National Aphasia Association
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback